Arsip Kategori: Penelitian

Mengenal Lebih Jauh Pohon Kudo

Sampai saat ini saya masih meraba-raba menganai tumbuhan yang sering ditanam dipinggir jalan terutama jalan raya antara Purwodadi – Semarang. Penduduk setempat menamakannya sebagai Pohon Kudo (seperti yang saya tulis pada posting sebelumnya), akan tetapi menurut penuturan para kawan blogger ada beberapa komentar seperti bahwa itu adalah pohon Gamal. Akan tetapi kalau saya amati memang ada kemiripan dengan pohon Gamal. Maka dari itu saya buat posting lagi yang masih berkaitan dengan Pohon Kudo sebagai tindak lanjut untuk mengungkap nama Pohon Kudo yang sebenarnya agar dapat diterima oleh kalangan umum. Baca lebih lanjut

Pohon Kudo | Pohon Pelindung Jalan Di Daerahku

Lebih dari lima tahun aku melakukan perjalanan pulang pergi dari Godong-Semarang karena instansiku yang berada di wilayah Semarang. Akan tetapi baru-baru ini aku mengamati pohon yang berfungsi sebagai pelindung jalan yaitu Pohon Kudo (demikian penuturan masyarakat setempat ketika aku menanyakan pohon tersebut). Baca lebih lanjut

TAK ADA GADING YANG TAK RETAK

Penyusunan proposal untuk memperoleh dana penelitian tidak hanya cukup sekali jadi…bahkan aku sudah mereview berkali-kali proposal yang  selama ini kubuat masih saja ada yang perlu aku review…ada..ada ..saja.

Sampai akhirnya date line sudah tiba…akhirnya proposal telah aku anggap finish.

Mungkin juga benar kata orang terdahulu…”Tak ada gading yang tak retak”.

Baca lebih lanjut

PROPOSAL USUL PENELITIAN UNTUK MENDAPATKAN DANA DARI PEMERINTAH

Posting ini terwujud karena banyaknya permintaan dari para testimoni blog ini (Blooger Amin) yang setia dalam mengikuti perkembangan hingga kini.
Sebagian dari para testimoni sudah mendapatkan informasi terutama bagi yang sudah berlangganan dengan blog ini.
Bagi para testimony yang belum mendapatkan dan menginginkan sebagai contoh proposal dapat melayangkan e-mail ke aminfive@gmail.com. Baca lebih lanjut

CARA MEMPEROLEH DANA PENELITIAN MELIMPAH

Penelitian merupakan sesuatu hal yang menantang dan mengasikkan.

Betapa tidak, apabila akan memulai mengerjakan sebuah penelitian pasti sudah dirancang secara matang, apa saja yang akan dilakukan di laboratorium atau di tempat pengujian.

Karena penelitian adalah sesuatu hal yang direncanakan jauh sebelum dilaksanakannya penelitian tersebut.
Sejak dimulainya pembuatan proposal yang ditujukan kepada instansi swasta atau pemerintah yang bersedia memberikan dukungan dana untuk menjalankan penelitiannya.

Mengingat dana untuk penelitian adalah sangat besar tergantung kedalaman penelitian yang akan dilakukan.
Sebenarnya banyak sekali sinstansi-istansi bahkan industri-industri yang bersedia memberikan donatur dalam penelitian, misalnya DP2M Dikti, Menristek, Diknas Jateng, Balitbang Jateng, Pertamina, insustri-industri swasta, dan sebagainya.

Jumlah dana yang diberikan untuk pelaksanaan penelitian sangat bervariasi, mulai 10 Juta sampai dengan 500 Juta bahkan 1 Milyard dalam setiap tahunnya.

Pelaksanaan penelitian, kalau mengungkinkan dapat diajukan lagi untuk tahun berikutnya sampai dua tahun ke depan yang biasanya dengan biaya yang mendekati tahun pertama.

Cara mendapatkan dana penelitian pada dasarnya sangat sederhana, hal ini saya peroleh dari para pakar-pakar peneliti yang sudah terkenal, seperti Prof. Ir. Djamasri, Ph.D selaku Dosen Teknik Mesin dan Industri di UGM Yogyakarta yaitu langkah pertama dengan mengadakan perkenalan dengan donatur penelitian tersebut.

Perkenalan dengan donatur dapat dilakukan dengan melakukan kunjungan ke instansi donatur tersebut dengan memperkenalkan potensi kita dalam bidang yang tepat dengan pemberi dana penelitian.

Dengan mengetahui potensi kita dalam segi penelitian yang relevan dengan permasalahan mereka maka tanpa adanya rayuan pasti mereka akan menghubungi kita apabila mereka mengalami suatu permasalahan yang perlu untuk diteliti.

Apabila belum ada instansi pemberi dana pada kita dapat dilakukan dengan kita yang aktif dalam memperoleh dana tersebut, antara lain dengan mengadakan komunikasi ringan sebagai tindak lanjut dari hubungan yang sudah dijalin.

Komunikasi ringan tersebut dapat berupa pembuatan proposal sebanyak dua atau tiga halaman saja dengan isi deskripsi secara jelas dari awal hingga akhir penelitian yang akan kita lakukan dengan meilahat permasalahan mitra.

Apabila permasalahan mitra sinkron dengan proposal yang kita ajukan bukan tidak mungkin kita mendapatkan dana penelitian tersebut.

Cara lain yang lebih mudah mungkin dapat dilakukan yaitu hanya dengan komunikasi lewat sms untuk menanyakan apakah ada permasalahan yang perlu dilakukan penelitian dengan dukungan potensi kita.

Dengan cara-cara tersebutlah ternyata kita sangat berpeluang sekali untuk melakukan penelitian dengan dana yang cukup menggiurkan.

Semoga posting ini dapat meberikan wawasan kita dalam memperoleh dana penelitian dari instansi pemerintah atau swasta bahkan dari industri pemerintah (BUMN) atau industri swasta.

Salam Sukses…

RELATED POSTING
1. Cara Meningkatkan Umur Pakai Kayu

Kekuatan Non-Fisik (Kekuatan Gaib) Keris Pusaka Jawa

Kekuatan Gaib Keris

Senjata tajam tradisional yang sangat popular bagi orang Jawa adalah keris.

Bagi orang jawa khususnya, keris merupakan sebuah benda pusaka yang telah diakui memiliki kekuatan tertentu. Kekuatan fisik dan kekuatan non-fisik.

Kekuatan fisik dari sebuah keris yaitu mampu menahan beban tekan, tekuk (bending), beban kejut, beban impak dan beban puntir.

Kekuatan fisik ini diperoleh karena sebuah keris diciptakan dari material pilihan dan mengaplikasikan perlakuan pemanasan (heat treatment) yang baik.

Bentuk material pilihan adalah material penyusun benda pusaka ini mayoritas berasal dari benda angkasa luar yang jatuh ke permukaan bumi yang disebut dengan meteor.

Mengapa nenek moyang kita dahulu dalam membuat sebuah keris dipilih dari bahan meteor?

Telah kita ketahui bersama bahwa meteor adalah benda langit baik itu bintang, planet maupun satelit yang jatuh ke permukaan bumi yang dalam proses perjalanannya mengalami gesekan antara body benda langit dengan udara yang ada disekitarnya.

Semakin lama waktu yang dibutuhkan meteor untuk menuju ke bumi akan semakin bertambah kecepatannya, karena kecepatan jatuh meteor berbanding lurus dengan gaya gravitasi bumi.

Akibat kecepatan yang sangat tinggi ini mengakibatkan gaya gesek antara permukaan meteor dengan udara sekitar mengalami peningkatan juga. Sedangkan efek dari kedua benda yang mengalami gesekan adalah timbulnya kenaikan temperatur yang sebanding dengan besar gaya gesek yang diterimanya.

Gaya gesek antara permukaan meteor dengan udara sekitar sangat tinggi sehingga permukaan meteor akan terbakar dengan temperatur yang semakin meningkat.

Maka sangatlah tepat sekali apabila benda langit ini dipergunakan sebagai material dasar untuk membuat sebuah benda pusaka berupa keris.

Kekuatan dari sebuah keris tidak hanya berasal dari kekuatan fisik saja namun ada kekuatan non-fisik yang memperkuat kekuatan fisik dari sebuah keris.

Kekuatan fisik dari sebuah keris berasal dari kekuatan material penyusun keris tersebut.

Sedangkan kekuatan nan-fisik dari sebuah keris tidaklah benar kalau penyebabnya adalah material penyusun benda pusaka meskipun berasal dari langit sekalipun. Akan tetapi lebih dimungkinkan adanya mahluk gaib yang bersarang di dakam pusaka keris tersebut.

Mahluk gaib (dikenal dengan nama jin) tersebut berada pada dimensi imajiner sehingga bagi orang-orang tertentu (yang dapat memasuki dimensi imajiner) dapat melihatnya.

Mahluk inilah yang mempengaruhi kekuatan sebuah keris yang tidak bergantung pada jenis material yang diaplikasikan. Dengan kekuatan tersebut maka sebuah keris mampu untuk mempengaruhi emosional si pemilik/pemegang keris tersebut, seperti menjadi lebih pemberani.

Kekuatan non-fisik sebuah keris dapat juga berupa keris dapat bergetar sendiri apabila ada seorang atau hewan buas yang siap untuk menikam pemegang keris pusaka tersebut. Maka setiap keris yang diyakini memiliki kekuatan non-fisik pasti dilakukan ritual-ritual khusus terutama setiap Bulan Suro.

Ritual-ritual tersebut merupakan salah satu komunikasi antara keris pusaka dan mahluk berdimensi imajiner dengan perantara pemilik keris.

Sehingga dengan dilakukannya ritual tersebut sebenarnya akan menambah kekuatan non-fisik sebuah benda pusaka berupa keris tersebut.

RELATED POSTING

1. Cara Pembuatan Keris

KERIS LUK KEAMPUHANNYA LEBIH UNGGUL DARI PADA TANPA LUK

Keris pusaka legendaris hasil jerih payah nenek moyang bangsa Indonesia pada umumnya terbuat dari paduan berbagai logam dan juga bukan logam yang memiliki sifat mekanik yang baik.

Paduan logam dan bukan logam tersebut dibentuk menjadi sebuah senjata tajam. Namun sebelumnya dilakukan penguatan terhadap bahan paduan tersebut baik dengan heat treatmen maupun dengan perlakuan fisik seperti pada posting cara pembuatan keris pusaka yang lalu.

Nenek moyang kita pada umumnya membuat senjata berupa keris berbentuk lurus, pipih, panjang, dan semua bagian tepinya tajam serta pada bagian ujung berbentuk lancip. Baca lebih lanjut