Mencari Hakekat Silaturakhim | Disuguhi Celaan Saat Bertamu

Silaturaakhim bagi bangsa kita sudah menjadi sebuah adat yang secara rutinitas selalu di jalankan pada waktu tertentu, meskipun kegiatan silaturakhim dapat dilakukan setiap saat tanpa ada ketentuan waktu khusus. Oleh bangsa kita kebiasaan silaturakhim dilakukan secara serentak di hari idul fitri semacam ini. Adat semacam ini memang sangat bagus untuk dikembangkan agar tali persaudaraan antara sesama umat atau antar keluarga dapat terjalin lagi dengan baik.

Mungkin sebelumnya ada perselisihan dalam pendapat maka di hari raya idul fitri ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk saling mengislahkan atau ma’af mema’afkan dengan harapan semua persoalan dapat diriset secara total sehingga tali persaudaraan dapat semakin erat kembali.

Lain lagi dengan pengalaman saya sewaktu silaturakhim pada saudara saya kemarin. Sudah beberapa tahun sebenarnya saya sekeluarga sudah tidak menjalin silaturakhim pada saudara saya tersebut karena kesibukan masing-masing. Saya beserta keluarga pada hari raya idul fitri tahun ini berusaha menjalin hubungan kekeluargaan dengan saudara saya tersebut dengan mengunjungi ke rumah mereka.

Setalah saya sampai di rumah saudaraku tersebut malahan saya disuguhi dengan ejekan dan celaan yang tidak pantas diucapkan pada tamunya. Saya sendiri tidak tahu yang sebenarnya apa maksud mereka mengejek. Saya sekeluarga juga merasa tidak pernah mengusik atau mencelanya. Tapi … biarlah, yang pentig saya sudah berusaha menjalin tali persaudaraan.

Sebenarnya dari persoalan ini saya bertanya-tanya pada diri sendiri, apakah silaturakhim saya sekeluarga pada saudara saya yang bersikap acuh perlu diteruskan apa dihentikan untuk masa mendatang. Menurut kesimpulan sementara saya sendiri bahwa silaturakhim berujung pada tumbuhnya tali persaudaraan antara kedua pihak yaitu antara tamu dan tuan rumah. Kalau tanpa ada sambutan yang baik pada tuan rumah apakah kita saya harus terus meneruskan silaturakhim dengan cara bertamu pada saudaraku tersebut? Bagaiman dengan pendapat sobat blogger semua tentang ini?

Sebagai penutup tak lupa saya sekeluarga mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Ma’af Lahir dan Batin” pada para pembaca semua.

11 thoughts on “Mencari Hakekat Silaturakhim | Disuguhi Celaan Saat Bertamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s