Tradisi Dandangan Kudus di Abad Modern

Dandangan adalah sebuah tradisi untuk menyambut datangnya Bulan Ramadhan bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya. Tradisi Dandangan ini dimulai sejak lebih dari 450 tahun yang lalu tepatnya pada zaman Sunan Kudus yang bernama Syeh Ja’far Shodig. Syeh Ja’far Shodig terkenal adalah salah satu tokoh agama islam yang menyebarkan agama islam di wilayah Jawa yang tergabung dalam sebutan Wali Songo. Pada saat itu setiap menjelang bulan Puasa atau Ramadhan tiba, ratusan santri Sunan kudus berkumpul di Masjid menara untuk menunggu pengumuman dari gurunya mengenai pemberitahuan saat awal puasa tiba.

Sejak dahulu memang sudah banyak pengunjung yang berasal dari luar kota Kudus disamping penduduk asli. Mereka bersatu padu di dalam wilayah sekitar Menara Kudus dengan menggeral dagangannya (sambil berjualan untuk menunggu pengumuman hari H berpuasa). Dan sampai sekarangpun kondisi seperti ini masih terus dilakukan.

Bahkan sekarang ini meskipun sudah ada teknologi canggih untuk pengamatan waktu awal Ramadhan masih saja ritual dandangan terus dilakukan dengan menabuh bedug pada jam 12 malam disaat awal ramadhan sebagai tanda resmi bulan Ramadhan telah tiba. Dandangan memang sudah menjadi tradisi masyarakat kudus dan sekitarnya yang tidak akan ditinggalkan setiap meyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. Dengan ritual semacam itu diharapkan dapat meningkatkan kekhusu’an dalam menjalali ibadah puasa yang dilakukan.

Itulah harapan yang sesungguhnya dari tradisi Dandangan Kudus, semoga saja masyarakat pengunjung di ritual Dandangan juga masih memegang erat arti dilakukannya dandangan tanpa menya

5 thoughts on “Tradisi Dandangan Kudus di Abad Modern

  1. Sungkowoastro

    Kunjungan balik ,Mas Amin. Salam kenal juga.
    Dandhangan masa sekarang sungguh dinanti rakyat kebanyakan karena Dandhangan dapat digunakan sebagai media perekonomian menjelang Puasa dan Lebaran, yang mau tidak mau, harus menyediakan banyak kebutuhan.
    Salam kekerabatan.

  2. Ping balik: Penertiban Tempat Hiburan Menjelang Bulan Ramadhan « Blogger Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s