Label Halal Haram BBM Premium

Ketua MUI Kiai Haji Amidhan memang belum memutuskan mengeluarkan tafwa bahwa BBM dalam kategori Premium yang bersubsidi haram bagi orang kaya, akan tetapi akiibat persoalan dalam pemakian BBM ini maka MUI mengadakan pengkajian secara komprehensip.

Sebenarnya MUI ingin menterjemahkan apa yang sudah menjadi keputusan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral mengenai  BBM Premium yang bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu sedangkan bagi yang mampu tidak diperkenankan menggunakan BBM Premium tersebut.

Kita semua mungkin dapat memahami bahwa BBM Premium memang semakin langka karena sumber energi yang berasal dari minyak bumi ini semakin menipis akibat terus menerus dilakukan eksplorasi yang semakin bertambah dengan bertambahnya usia zaman.

Padahal sumber energi yang berasal dari minyak bumi ini merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Jadi jelas semakin bertambah usia dunia akan semakin berkurang persediaan BBM tersebut.

Sehingga pada saat sekarang ini seluruh dunia gencar-gencarnya melakukan pencarian sumber energi terbarukan dengan harapan dapat menggantikan sumber energi masa kini yang diperkirakan 100 tahun kedepan sudah terjadi kelangkaan.

Terlepas dari itu, kembali masalah haram menggunakan BBM Premium, saya kok merasa ada keganjilan dengan masalah ini.

Setahu saya untuk masalah halal dan haram kok hanya berlaku pada makanan yang dimakan, sedangkan kalau perbuatan atau menggunakan itu kaitannya dengan dosa atau pahala.

Kalau BBM dianggap haram…memang kita ini memakan BBM?

3 thoughts on “Label Halal Haram BBM Premium

  1. negeribocah

    fatwa ini bagi saya seperti MUI kurang bijak bersikap
    ini membuat MUI jadi bahan tertawaan … apakah MUI berani berfatwa kalau korupsi itu haram? atau …. beranikah berfatwa kalau pemimpin yang tidak pro rakyat akan mendapatkan dosa besar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s