Sang Guru

Seorang pendidik merupakan seorang seniman yang selalu memahat batu sebagai obyek atau menuangkan ide-idenya. Betapa tidak rekaosnya (susahnya) memahat batu apalagi yang dipahat adalah batu kali (sungai), ini khan sangat dibutuhkan adanya tenaga yang ekstra dan juga pikiran/otak yang cerdik dan cerdas. Kalau dipergunakan otak saja tidak bisa apalagi dengan tenaga saja. Jadi harus kedua-duanya ini melekat pada seorang pendidik.
Seorang yang dididik semakin rendah usianya biasanya akan semakin sulit untuk mendidiknya, ibarat batu semakin keras jenis batunya. Tapi tidak selamanya demikian, tergantung dari si pendidik untuk dapat membuat trik-trik seorang pendidik yang efektif. Untuk dapat menjadi seorang pendidik yang efektif ini sangat tergantung sekali dari sipendidik tersebut. Modal utama yang dapat dipergunakan adalah selalu enstropeksi diri setiap kali selesai mengajar diwaktu sengganganya, bisa di kantor maupun di rumah yang dilanjutkan dengan mengubah atau mencari metode-metode mendidik yang lebih baik dari sekarang yang telah dialaminya.
Dengan enstropeksi diri ini kita akan dapat memahami dan mengerti dengan diri kita sendiri yang akhirnya dapat mewujudkan tingkah laku kita terutama dalam mendidik anak didik kita dengan sebaik-baiknya. Dengan enstropeksi diri lagi kita akan tahu kesalahan-kesalahan dalam tingkah laku kita dalam mendidik anak didik kita.
Sebenarnya kalau mau jujur tidak ada kesulitan yang berarti dalam mendidik baik itu ditingkat rendah maupun tingkat tinggi kalau pendidik selalu melakukan enstropeksi diri yang tekun dan diikuti dengan pemodifikasian paradigma yang baik.

One thought on “Sang Guru

  1. wasissmp

    Mungkin salah satu kunci sukses Pendidikan di Indonesia sekarang ini adalah enstropeksi Diri bagi Pendidiknya. Jika hal ini di lakukan oleh para Pendidik Bangsa ini, bukan tidak mungkin keberhasilan Pendidikan akan dapat tercapai dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s